Dari Abu Sa'id Sa'ad bin Sinan Al-Khudri radhiyallahu 'anhu โ hadits yang menjadi kaidah agung dalam Islam: "Tidak boleh membahayakan diri sendiri dan tidak boleh membahayakan orang lain." Diriwayatkan oleh Ibnu Majah, Daruquthni, dan Imam Malik dalam Al-Muwaththa'.
Jangan membahayakan diri sendiri
Setiap tindakan yang membahayakan jiwa, kesehatan, atau harta sendiri adalah haram (kecuali dalam keadaan darurat yang dibenarkan syariat).
Jangan membahayakan orang lain
Setiap tindakan yang merugikan orang lainโbaik dalam bentuk fisik, harta, kehormatan, atau hak-hak lainnyaโadalah haram.
| Jenis | Arti | Contoh Perbuatan | Hukum |
|---|---|---|---|
| ุถูุฑูุฑู (Dharar) | Membahayakan diri sendiri atau orang lain tanpa balasan/maksud membalas. | - Merokok yang membahayakan kesehatan - Mengonsumsi narkoba - Bunuh diri - Membahayakan nyawa sendiri dalam aktivitas ekstrem |
Haram |
| ุถูุฑูุงุฑู (Dhirar) | Membahayakan orang lain sebagai balasan atau saling membahayakan. | - Menyakiti tetangga karena tetangga menyakiti kita - Merusak properti orang lain sebagai balasan - Memutus hak orang lain karena dendam |
Haram |
Hadits ke-14 mengajarkan bahwa darah dan harta muslim terlindungi. Hadits ke-32 ini memperkuat dengan prinsip "jangan membahayakan" โ pelanggaran terhadap hak muslim lainnya adalah bentuk kezaliman yang dilarang.
Menjaga keselamatan orang lain adalah bagian dari nasihat kepada sesama muslim. Tidak membahayakan orang lain adalah manifestasi dari mencintai saudara seperti mencintai diri sendiri.
Hadits yang agung ini โ "La dharara wa la dhirara" โ adalah salah satu kaidah fiqh terpenting dalam Islam. Ia mengajarkan bahwa setiap bentuk bahaya, baik terhadap diri sendiri maupun terhadap orang lain, adalah haram. Islam sangat menjaga keselamatan jiwa, harta, akal, keturunan, dan agama. Berdasarkan prinsip ini, para ulama mengharamkan rokok, narkoba, minuman keras, dan segala sesuatu yang terbukti membahayakan. Seorang muslim harus selalu memastikan bahwa tindakannya tidak membahayakan dirinya sendiri dan tidak merugikan orang lain. Inilah wujud nyata dari rahmat Islam bagi seluruh alam (rahmatan lil 'alamin).
Ya Allah, lindungilah kami dari segala bahaya yang menimpa diri kami dan orang lain. Jauhkan kami dari segala sesuatu yang membahayakan kesehatan, jiwa, dan agama kami. Aamiin.